Jumat, 08 Maret 2019

LOBI, NEGOSIASI, PRESENTASI



LOBI, NEGOSIASI, PRESENTASI

lobi berarti aktivitas yang dilakukan oleh pelobi untuk mempengaruhi pihak lain agar pihak tersebut mempunyai kepentingan dan pendapat yang sama dengan kita. Menurut Brittania Encyclopedialobbying didefinisikan sebagai semua macam percobaan oleh individu atau kelompok kepentingan tertentu untuk mempengaruhi keputusan tertentu, dalam hal ini keputusan dalam politik.

negosiasi adalah sebuah proses diskusi antara dua atau lebih peserta yang mencoba untuk mencari jalan keluar terhadap masalah yang tengah mereka jalani. Proses ini bisa terjadi dalam tataran antar individu ataupun antar kelompok. Negosiasi pun terkadang dibutuhkan karena setiap peserta memiliki kepentingannya masing-masing dan tidak selalu sama.

Pada intinya, praktik negosiasi lebih digunakan secara umum misalkan dalam tawar menawar harga barang. Untuk lobi, lebih familiar dalam dunia perpolitikan. Namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni untuk mengusahakan suatu hal yang belum terjadi menjadi nyata.

Pengertian Implementasi 
Implementasi adalah suatu tindakan atau pelaksanaan dari sebuah rencana yang sudah disusun secara matang dan terperinci. Implementasi biasanya dilakukan setelah perencanaan sudah dianggap fix. 

Negosiasi 
- Suatu proses yang dimulai ketika suatu pihak menganggap bahwa pihak lain memiliki          pandangan,sikap,anggapan yang berbeda terhadap hal-hal yang merupakan             interst/kepedulian dari pihak lainnya.
- Bernuansa konflik (yang dapay bersifat destruktif maupun konstruktif)

Berikut ini adalah sebagian ciri negosiasi apabila dilihat dari segi isinya.
a. Negosiasi menghasilkan kesepakatan
b. negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan 
c. negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian
d. negosiasi mengarah kepada tujuan praktis
e. negosiasi memprioritaskan kepentingan bersama

Karakteristik Negosiasi 
1. senantiasa melibatkan orang, baik sbg individu maupun perwakilah institusi (sendiri atau dalam kelompok)
2. Memiliki ancaman terjadinya atau di dalamnnya mengandung konflik yang terjadi mulai dari awal sampai terjadi kesepakatan dalam akhir negosiasi 
3. menggunakan cara-cara pertukaran sesuatu baik berupa tawar menawar (bergain) maupun tukar menukar (barter)

Negotiaton TRIANGLE
- Heart   : Karakter atau apa yang di dalam hati kita yang menjadi dasar dalam melakukan negosiasi 
- Head    : metode atau teknik-teknik yang kita gunakan dalam melakukan negosiasi
- Hands  : Kebiasaan-kebiasaan dan perilaku kita dalam melakukan negosiasi yang semakin menunjukan jam terbang kita menuju keunggulan atau kehalian dalam bernegosiasi 

Tujuan Negosiasi 
1. untuk mendapatkan atau mencapai kata sepakat yang mengandung kesamaan persepsi saling pengertian dan persetujuan.
2. untuk mendapatkan atau mencapai kondisi penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi bersama 
3. untuk mendapatkan atau mencapai kondisi saling menguntungkan dimana masing-masing pihak merasa menang (win-win solution)

STRUKTUR NEGOSIASI (UMUM)
* Negosiator 
  - Penutur
  - Mitra tutur
* Pembuka 
  - Penggiringan topik/basa-basi 
* Isi
  - inti pembicaraan 
* Penutup 
  - Pengambilan keputusan
  - Penyelesaian 

Hambatan-hambatan dalam pengambilan keputusan 
- pertama : menilai terlampau dini dan puas dengan solusi pertama.
- selalu didasarkan pada pikirian menang atau kalah (terurama kita sebagai pemenang dan mereka sebagai pecundang)
- selalu berpikir bahwa masalah yang akan diselesaikan adalah masalah lawan dan bukan masalah bersama 
- selalu menggunakan srandar negosiasi dengan menunjukkan kekuasaaan/kekuatan dalam menyakinkan lawan.

Prinsip-prinsip Negosiasi
- Tori
- T : Trust (percaya)
- O : Opennes (terbuka)
- R : Responsible (saling bertanggung jawab)
- I : interdependency : saling ketergantungan antara satu dengan yang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar